1 Agustus 2025 – Awal yang Baik; Hari ini kami mengadakan sosialisasi dan simulasi UKBI untuk kelas 9. Aula dipenuhi wajah serius siswa yang berusaha memahami soal-soal kebahasaan. Saya merasa tenang melihat kesungguhan mereka. Bahasa Indonesia bukan sekadar pelajaran, tapi identitas bangsa. Semoga mereka semakin bangga dengan bahasanya sendiri.
2 Agustus 2025 – Senam dan Ijazah; Pagi ini kami mengawali hari dengan senam bersama. Gerakan sederhana, tapi membawa energi positif. Siangnya, kami membagikan ijazah lulusan kelas 9. Tangis bahagia beberapa orang tua tak bisa disembunyikan. Di balik selembar kertas ijazah, ada doa dan pengorbanan panjang. Saya selalu terharu melihat keberhasilan ini, karena di sanalah letak pengabdian seorang guru dan kepala madrasah.
3 Agustus 2025 – Latihan Perdana Pramuka; Siswa kelas 7 mengikuti latihan kepramukaan. Mereka masih canggung, tapi semangatnya luar biasa. Saya teringat masa muda saya yang juga dibentuk lewat Pramuka. Dari barisan sederhana inilah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan.
4 Agustus 2025 – Prestasi Taekwondo & UKBI; Hari yang membanggakan! Tiga siswa kami meraih medali emas dan perunggu di Kejuaraan Taekwondo Bela Negara Piala Menhan RI. Seusai upacara, mereka menerima penghargaan dengan wajah berseri. Di sisi lain, kelas 9 mengikuti UKBI dengan tertib. Prestasi dan kesungguhan akademik berjalan beriringan. Saya sadar, madrasah tidak hanya mencetak siswa pandai, tapi juga tangguh dan berdaya saing.
5 Agustus 2025 – Semangat Literasi; Perpustakaan begitu ramai hari ini. Siswa berebut buku, dari sains hingga kisah inspiratif. Di tengah derasnya gawai, masih ada anak-anak yang haus akan buku. Saya bersyukur, api literasi belum padam. 6 Agustus 2025 – Kurikulum Cinta; Kami menyelenggarakan workshop Kurikulum Cinta. Ruang aula penuh dengan diskusi bermakna. Saya percaya, pendidikan bukan hanya soal angka. Dengan cinta, pembelajaran akan lebih bermakna, dan guru akan menjadi teladan yang dirindukan.
13 Agustus 2025 – Pembekalan ANBK; Tim pengembang kurikulum memberi arahan ANBK untuk siswa kelas 8. Mereka mulai terbiasa dengan simulasi komputer. Saya merasa lega. Dunia terus berubah, dan anak-anak kita harus siap menghadapi ujian berbasis teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai luhur.
14 Agustus 2025 – HUT Pramuka; Upacara HUT Pramuka ke-64 berlangsung khidmat. Setelah itu, lomba-lomba digelar meriah: bulutangkis, tenis meja, hingga permainan kreatif. Saya melihat kebersamaan lahir dari permainan sederhana. Seringkali, karakter terbangun bukan hanya lewat kelas, tapi lewat tawa dan kerja sama. Saya sangat bangga dan mengucapkan selamat kepada Kak Tugiyo, Kak Rafiqasari dan Kak Winarno yang mendapatkan tanda kehormatan Pancawarsa.
15 Agustus 2025 – Kegiatan Sosial; Madrasah menjadi tuan rumah kegiatan YBM BRILiaN. Mereka berbagi dan peduli. Saya terharu. Sesungguhnya pendidikan sejati adalah ketika anak-anak belajar berbagi dan peduli terhadap sesama. 17 Agustus 2025 – Upacara Kemerdekaan; Upacara HUT RI ke-80 berlangsung di lapangan madrasah. Lagu Indonesia Raya bergema lantang. Saat berdiri tegak memberi hormat, hati saya bergetar. Saya ingin anak-anak selalu ingat: belajar bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk bangsa.
18 Agustus 2025, Ibu Pusporini meraih Juara 3 lomba solo song. Sungguh membanggakan. Saya belajar dari beliau—semangat berprestasi tak mengenal usia. Guru pun harus terus berkembang agar tetap menginspirasi. Saya juga harus menyemangati diri saya untuk terus berlatih olahraga, salah satu olahraga yang sama minati adalah tenis meja. Ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak Bagus dan Bapak Winarno yang juga telah berpartisipasi pada lomba tenis meja, demikian juga Bapak Eko yang ikut memperkuat tim mtsn kota bandar lampung di cabang lomba futsa. 23–24 Agustus 2025 yang akan datang, madrasah dipenuhi cahaya iman. Siswa-siswa mengikuti qiyamul lail, kajian, dan muhasabah. Suara tilawah menggema di aula hingga dini hari. Saya ikut duduk bersama mereka, merasakan kedamaian yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Inilah inti dari pendidikan di madrasah—membentuk generasi yang kuat imannya, cerdas pikirannya, dan mulia akhlaknya. Saya berdoa semoga anak-anak kelak tumbuh menjadi penerus bangsa yang membawa cahaya kebaikan.
Agustus ini penuh warna: akademik, prestasi olahraga, kebersamaan, sosial, hingga spiritual. Saya merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 1 Bandar Lampung. Semoga Allah senantiasa memberi kekuatan agar kami bisa terus melangkah, membimbing generasi yang tidak hanya berilmu, tapi juga beriman dan berakhlak. ****
Formulir Pendaftaran Kegiatan MABIT
https://forms.gle/aCaK77hrUGXQQHzA6 ****
Twibbon Kegiatan MABIT https://twibbo.nz/mabitmtsn1bl2025
****
Pengalaman yang diperoleh dari kegiatan MABIT
.png)
Komentar
Posting Komentar