Manajemen Amal dan Kinerja Menuju Kesuksesan

Diary Hartawan, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung
Rabu, 5 Desember 2024

Malam Kemarin
Alhamdulillah, saya berkesempatan mengikuti takjiyah memperingati 7 hari wafatnya ibunda Ustad Supiyani. Suasana begitu khusyuk, penuh doa dan harapan untuk almarhumah. Tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Sabrawi benar-benar menyentuh hati dan memberikan pengingat yang mendalam.

Beliau menyampaikan bahwa kematian adalah satu-satunya kepastian dalam hidup ini yang tidak dapat kita prediksi. Oleh karena itu, setiap hari adalah peluang untuk menambah amal baik dan menata hidup dengan bijaksana. Ustad Sabrawi menekankan tiga hal penting:

  1. Manajemen Waktu – Hidup adalah amanah, dan kita harus mengelola waktu dengan baik untuk memaksimalkan ibadah, kontribusi sosial, dan kebaikan.
  2. Manajemen Amal – Jangan hanya fokus pada dunia, tapi jadikan setiap aktivitas sebagai ibadah dengan niat yang lurus.
  3. Manajemen Hubungan – Perkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah dan hubungan dengan sesama manusia melalui silaturahmi dan saling memaafkan.
Menyimak Tausiyah Ust. Sabrawi

Tausiyah ini mengingatkan saya bahwa seorang pemimpin juga harus mampu memprioritaskan apa yang penting, baik untuk dunia maupun akhirat. Semoga almarhumah ibunda Ustad Supiyani diterima di sisi Allah SWT dengan segala rahmat-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.

Hari Ini
Hari ini di MTsN 1 Bandar Lampung, kami fokus pada persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Sebagai seorang kepala madrasah, saya memahami bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada seorang pemimpin, melainkan hasil dari kerja tim yang solid dan terorganisasi.

Untuk memastikan kelancaran persiapan, saya menerapkan pendekatan manajemen sebagai berikut:

  1. Pembagian Tugas yang Jelas: Setiap tim diberi tanggung jawab spesifik sesuai kompetensi mereka, mulai dari penyusunan dokumen, pengaturan sarana, hingga penyambutan tim penilai.
  2. Monitoring Berkala: Setiap progres dipantau dan dievaluasi untuk memastikan tidak ada hal yang terlewatkan.
  3. Koordinasi yang Efektif: Melalui rapat singkat dan komunikasi aktif di grup kerja, setiap anggota tim tetap terhubung dan termotivasi.
  4. Apresiasi dan Dukungan: Saya selalu mengapresiasi setiap usaha yang dilakukan oleh tim, baik besar maupun kecil, karena setiap kontribusi adalah bagian dari kesuksesan bersama.


Persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi, saya optimis bahwa MTsN 1 Bandar Lampung dapat menunjukkan kinerja terbaik dalam penilaian ini. Semoga Allah SWT meridhai setiap usaha yang kita lakukan dan memberikan hasil yang memuaskan. Aamiin.

Komentar