Kemah Kerukunan Penyuluh Lintas Agama


Alhamdulillah, hari ini saya diberi kesempatan menghadiri undangan pembukaan Kemah Kerukunan Penyuluh Lintas Agama yang diselenggarakan oleh IPARI Provinsi Lampung. Kegiatan ini terasa istimewa karena dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, usai meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie — sebuah masjid megah yang kini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Lampung.



Saya hadir bersama Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Bapak Lukman Hakim, Kepala MTsN 2 Bandar Lampung, Bapak Nasron, dan Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Bapak Noval. Kehadiran kami bersama menambah suasana kebersamaan dan memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.



Suasana pagi di Wira Garden begitu sejuk. Udara segar dari pepohonan dan suara aliran sungai membuat area perkemahan terasa damai. Saya menyaksikan parade peserta perkemahan dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Jumlahnya mencapai sekitar 1.200 orang. Area kemah putra dan putri dipisahkan oleh sungai, menciptakan tatanan yang rapi dan teratur.



Dalam sambutannya, Bapak Menteri Agama mengingatkan kami tentang pentingnya menyiapkan generasi bangsa agar tidak tertinggal menghadapi tantangan zaman. Pesan beliau sangat dalam: masa depan tidak akan menunggu kita siap, tetapi kita yang harus mengejarnya. Saya tergerak, karena sebagai pendidik saya juga memikul tanggung jawab untuk membentuk generasi berkarakter, sehat, cerdas, dan beriman.



Beliau juga menekankan pentingnya merawat kerukunan antarumat beragama. Saya melihat peserta dari berbagai latar belakang hadir dengan penuh semangat, mencerminkan bahwa Lampung memang layak disebut provinsi yang rukun dan damai.

Saya pribadi merasa bahwa kemah kerukunan ini lebih dari sekadar pertemuan. Ini adalah ruang belajar bersama. Para penyuluh lintas agama dapat berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan membawa pesan damai ke tengah masyarakat.

Saya pulang dengan hati hangat. Melihat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat membuat saya optimis bahwa masa depan Lampung akan semakin harmonis. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberi inspirasi bagi generasi muda.

Komentar