Selamat Berjuang di Olimpiade Sains Nasional (OSN)

Bandar Lampung, 22 September 2025


Alhamdulillah, pagi ini udara di MTsN 1 Bandar Lampung terasa berbeda. Ada semangat yang menular, ada kebanggaan yang sulit saya sembunyikan. Hari ini, ananda Erdin berangkat mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS, mewakili Provinsi Lampung. Ibu Heny Herawati, guru pembina IPS, mendampingi beliau. Saya merasa seperti melepas anak saya sendiri untuk berjuang membawa nama baik madrasah.


18 September 2025

Saya bersama rombongan datang langsung ke rumah orang tua Erdin. Saya ingin menyampaikan undangan doa bersama sekaligus memastikan dukungan dari keluarga penuh untuk perjuangan ini. Melihat wajah orang tuanya yang begitu bangga membuat hati saya ikut terharu.



19 September 2025

Kami menggelar doa bersama di madrasah. Saya sampaikan pesan kepada Erdin: jaga semangat, kesehatan, dan kejujuran. Menang atau kalah itu urusan Allah, tetapi usaha terbaik adalah kewajiban kita. Saya melihat mata Erdin berbinar, seolah berkata, “Saya siap.”



20 September 2025

Ibu Pengawas datang meninjau lokasi karantina pembinaan OSN. Saya merasa tenang karena beliau memastikan segala kebutuhan peserta terpenuhi. Dari grup komunikasi guru dan staf, doa-doa terus berdatangan. Setiap kalimat doa membuat dada saya hangat:


“Semoga perjalanannya lancar, sehat semua dan sukses. Aamiin.”

“Semoga selamat sampai tujuan, sehat, dan dimudahkan perlombaannya.”

“Berangkat dengan bismillah, pulang dengan alhamdulillah.”

“Selamat jalan, berjuang… semoga Allah mudahkan.”



21 September 2025

Pagi ini, mendapakan informasi Erdin dan Ibu Heny berangkat. Wajah mereka tampak sumringah, bercampur haru. Saya berdoa dalam hati, “Ya Allah, jaga perjalanan mereka. Jadikan ini pengalaman yang membawa kebanggaan bagi madrasah, keluarga, dan Lampung.”


Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan ke lomba. Ini adalah simbol semangat juang, kerja keras, dan doa bersama yang kami titipkan pada ananda Erdin. Saya berharap momen ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi dan berjuang meraihnya.

Komentar