Jejak Bakti dan Kilau Satya Lencana: Catatan Awal Januari

 


Januari 2026 dibuka dengan langkah yang khidmat. Baru saja kemarin, pada tanggal 2 Januari, jemari kita menyentuh dinginnya nisan dan menebar wangi bunga yang menyerbak di udara, sebuah ziarah tabur bunga yang mengingatkan kita pada akar pengabdian para pendahulu. Namun, gema penghormatan itu tak berhenti di sana.

Pagi ini, 3 Januari 2026, matahari Lampung terasa lebih hangat dan benderang. Di bawah langit Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, kami berkumpul dalam upacara puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB). Suara derap langkah petugas upacara dan kibaran bendera yang menari ditiup angin seolah ikut merayakan usia baru kementerian tercinta.

Momen yang paling menyentuh kalbu adalah saat prosesi penyematan gelar kehormatan Satya Lencana. Ada rasa bangga yang membuncah dan menggetarkan dada saat melihat teman-teman seperjuangan berdiri tegak, menerima tanda kehormatan atas bakti mereka yang tak putus selama 20 hingga 30 tahun.

Tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Itu adalah perjalanan panjang yang dipenuhi keringat, kesabaran, dan kesetiaan yang sekokoh karang. Melihat medali emas itu berkilau tertimpa cahaya matahari di dada mereka, kita seperti melihat rekam jejak pengabdian yang tulus.

Kebanggaan itu terasa kian lengkap saat melihat sosok pimpinan kami, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Bapak Drs. Makmur, M.Ag., turut berdiri di barisan para penerima penghargaan tersebut. Beliau adalah teladan yang menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah tentang ketekunan yang setia pada waktu.

Hari ini, kami pulang dengan hati yang penuh. Bukan sekadar merayakan angka, tetapi merayakan napas pengabdian yang terus terjaga. Selamat Hari Amal Bhakti, semoga semangat "Ikhlas Beramal" ini tetap menyala seperti api di dalam jiwa kita semua, melayani masyarakat Lampung dengan sepenuh hati.***

Komentar